
Istri saya memiliki riwayat keguguran.
Saat itu adalah saat-saat kebodohan saya.
Saya sering sekali memarahi istri saya yang sedang hamil. Bahkan hal kecil sekalipun bisa membuat kemarahan saya meledak-ledak. Kemarahan saya sering kali keterlaluan, saya mengeluarkan kata kata yang sangat menyakitkan, memberi dia intimidasi serta ancaman yang sering membuat dia ketakutan. Saya bahkan pernah meninggalkan dia di jalan raya pada saat saya marah. Saya betul-betul keterlaluan.
pada test usg 4 dimensi dinyatakan bahwa janin itu meninggal. kami terhenyak. ketika itu Kata dokter, rahim istri saya lemah, ... namun sebenarnya itu bukan kesalahan rahim, namun murni kesalahan saya. Seorang calon ayah yang tidak pernah merasa menjadi ayah.
Hari-hari berikutnya, terus kami isi dengan penyesalan dan .... test pack
entah berapa kali kita menguji air seni... hihihi, mungkin saja kehamilan itu tiba kembali.
kami hampir2 putus asa selama beberapa bulan.
Namun ternyata TUHAN memberi saya kesempatan kedua.
Pagi-pagi, saya pikir istri saya, Tika sedang pergi ke pasar seperti biasanya. Namun ketika dia pulang, dia dengan mata terbelalak mengagetkan saya dengan terpatah patah mengatakan "koko... koko...!" Saya pikir dia sudah menghilangkan dompet atau hp atau uang belanja. Saya sudah bersiap-siap marah.
Tapi dia mengeluarkan sesuatu dari balik jaketnya.... menyerahkan amplop itu pada saya... saya langsung senang luar biasa bahkan sebelum ku buka amplop itu, karena ada logo laboraturium di sana. Ini pasti cihuuuuy : POSITIF!
- Trimester I
Saya berjanji untuk mengasihi anak ini. Mempersiapkan hidupnya dengan mengubah hidup saya terlebih dahulu.
Mengapa Yusuf berbeda dari saudaranya yang lain. Yusuf memiliki karakter yang sempurna. Dia rendah hati, tulus, penuh kasih, integritas, teguh dan suci. Mengapa dia begitu berbeda dari Ruben si sulung, Yehuda si pemimpin, atau bahkan dari Lewi si calon hamba Tuhan? mengapa dia memiliki five stars character? Apakah dia dibesarkan oleh adat dan budaya yang beda, apakah dia dibesarkan dengan tekhnik yang beda? Tidak... masalahnya bukan terletak pada cara memebesarkannya... tapi cara melahirkannya.
Sejak dari kandungan Rahel, Yusuf di perlakukan Yakub, ayahnya sebagai anak bintang lima.
"Aku akan mencintai anak dalam kandungan ini... ini bayi yang dikandung Rahel, istri kesukaanku dan akan dilahirkan saat anak-anakku yang lain sudah besar. bayi ini akan lahir pada masa tua-ku"
Anak-anak yang lain dilahirkan dengan nuansa konspirasi, iri hati dan keserakahan Lea dan Rahel. Lalu anak-anak yang lain beranjak dewasa. 10 anak sudah besar-besar, nuansa perebutan hak warois sudah lenyap beberapa tahun lalu. Dan pada masa tua Yakub...teng teng teng : Rahel mengandung.
Yusuf sejak dari kandungan tidak merasakan atmosfir iri hati, keserakahan dan konspirasi seperti yang dirakan kakak-kakaknya. Itu sebabnya iri, serakah, dan licik menyatu dalam 10 abang Yusuf... tapi tidak bagi Yusuf sendiri.
Selain itu ayah Yakub sangat mencintai si ibu. Rahel tentu lebih dicintai dari Lea, bilha atau zilpa. Gak level getooo. Yakub mungkin akan menyeduh Anmum atau Prenagen 2 x sehari bagi Rahel. Kalau Rahel ke pasar, yakub akan mengatakan : duuuh masa hamil kok ke pasar, biar si iyem aja yang kepasar. Atau mungkin Yakub bahkan akan memijit kaki rahel pada saat ia bengkak : "sini,.. abang pijit biar enakan, sembilan bulan kamu angkat beban begitu berat. kacian"
Hai para calon ayah : pengen punya anak berkarakter hebat? jangan bingung bagaimana membesarkan anak itu nanti, atau di sekolah internasional mana kamu menyekolahkannya. It's start from your wife's womb! jangan marahi istrimu yang sedang hamil. Jangan pukul dia. Perhatikan istrimu dan janin yang dikandungnya. ajak omong perutmnya. elus-elus kepala istrimu dan katakan : "sayang... kamu cakep meskipun sedang hamil" atau "sayang, tidak tahukah kamu kalo cewek idamanku sebenarnya adalah chubby type"
bikinin susu hamil tiap hari dan usahakan mendoakan anakmu. usir jauh-jauh atmosfir kemarahan, cemooh, iri dari rumahmu dan ciptakan atmosfir kasih!
Kejadian: 25
25:21 Berdoalah Ishak kepada TUHAN untuk isterinya, sebab isterinya itu mandul; TUHAN mengabulkan doanya, sehingga Ribka, isterinya itu, mengandung.
25:22 Tetapi anak-anaknya bertolak-tolakan di dalam rahimnya dan ia berkata: "Jika demikian halnya, mengapa aku hidup?" Dan ia pergi meminta petunjuk kepada TUHAN.
25:23 Firman TUHAN kepadanya: "Dua bangsa ada dalam kandunganmu, dan dua suku bangsa akan berpencar dari dalam rahimmu; suku bangsa yang satu akan lebih kuat dari yang lain, dan anak yang tua akan menjadi hamba kepada anak yang muda."
sejak dari kandungan karakter itu terbentuk... dan TUHAN memberikan jalan bagi seseorang berdasarkan karakter yang dimilikinya


Tidak ada komentar:
Posting Komentar