
Di Trimester I, sesuatu terjadi. Istri saya pendarahan. Tidak seperti flek yang normal, darah yang keluar begitu banyak membuat saya khawatir. Dia akhirnya memutuskan untuk memeriksakan diri di dokter. Birokrasi yang kaku diruang praktek membuat istri saya lemas menunggu antrian sambil terus mengeluarkan darah. tidak ada hak istimewa dan si pengatur antrian juga (dengan senyum ramah yang tidak membantu) sangat tenang menanggapi pendarahan istri saya.
Setelah tika masuk... dokter memeriksa dan langsung mengirimkannya ke klinik untuk dirawat inap. Dokter mengatakan bahwa ia akan mengusahakan agar janin selamat. kita akan berusaha.
Sebenarnya janin yang dimaksud masih sangat kecil. mungkin belum berbentuk. masih seperti sebuah spot ketika di usg. tapi dengan usg audio, terdengar bahwa titik (spot) ini ternyata berdenyut teratus seperti suara jantung.
Usianya masih 1 bulan... beberapa orang mungkin akan meremehkan janin berusia 1 bulan.
Bayangkan : banyak anak-anak muda yang jatuh dalam free sex terlanjur telat bulan lalu dengan gampang minum obat-obat pemicu haid dengan harapan dapat menggelontor janin didalam rahimnya. mereka berfikir bahwa sebelum 3 bulan telat bulan, masih bisa di atur, masih bisa di bikin 'orsinil' lagi. mereka menolak istilah aborsi pada usia kehamilan dibawah 3 bulan, karena pikir mereka, apa yang ada dalam rahim masih berupa gumpalan darah tak berarti.
WELL, IT"S TOTALLY WRONG.... sejak pertemuan sperma membuahi sel telur... the baby is alive!!! denyut kehidupan mulai terdengar, cikal bakal jantung mulai terbentuk. Nyawa (spirit/roh kehidupan) telah ditaruh Tuhan kedalam 'gumpalan darah ini' dan mulailah Tuhan membentuk buah pinggangnya menenun kepala, otak, tangan, dan jemarinya. semua proses ini berlangsung ditempat tersembunyi dan terekam di dalam rahim (bagian bumi paling bawah). TUHAN MENCATAT PROSES INI DENGAN DETAIL (merekam) KARENA TUHAN MERASA BAHWA KARYANYA SELAMA 9 BULAN 10 HARI ini ADALAH KARYA YANG PENTING!!!
Check this out!
mazmur 139 : 13-16
139:13 Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku.
139:14 Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya.
139:15 Tulang-tulangku tidak terlindung bagi-Mu, ketika aku dijadikan di tempat yang tersembunyi, dan aku direkam di bagian-bagian bumi yang paling bawah;
139:16 mata-Mu melihat selagi aku bakal anak, dan dalam kitab-Mu semuanya tertulis hari-hari yang akan dibentuk, sebelum ada satupun dari padanya.
Jadi, stop killing baby... kalau teman anda atau kerabat anda atau anda sendiri mengalami sebuah kesalahan dengan hamil diluar nikah, itu kesalahan dan dosa anda, bukan dosa bayi dalam rahim. Bayi dalam rahim tidak layak untuk mati menanggung kesalahan orang tuanya. Kenapa? karena Yesus sudah mati dan disalib untuk bayi dalam rahim, jadi anda atau dokter manapun tidak punya kuasa untuk membunuhnya!!!
Istri saya di opname selama beberapa hari, dia tidak boleh banyak bergerak, supaya janinnya tidak lepas. Istri saya sempat berkata pada saya : "apapun yang terjadi, anak ku harus tetap hidup. kalaupun ada pilihan membunuh aku atau anakku, lebih baik aku yang mati. anakku tidak boleh kauputuskan untuk mati" Aku berkata : "Tuhan tidak akan memberi pilihan itu pada kita" . Istri saya berkata : berjanjilah, janji sama aku, jangan bunuh anakku, kalau ada apa-apa, biar aku aja yang mati"
beberapa hari kemudian kami meninggalkan klinik itu. istri saya masih tetap hamil.
Yesus dahsyat !!!


Tidak ada komentar:
Posting Komentar