Kenneth Timothy... adalah nama anakku.
Oya... darimanakah kudapat nama anakku kenneth.
Pada bulan ke tiga kehamilan kami tidak sabar untuk mengetahui jenis kelamin anakku.
Kami meminta USG, namun dokter belum dapat memastikan karena belum terlihat kelaminnya. Andaikata sudah terlihatpun, kalau masih bulan2 awal, masih membingungkan, bahkan adapula yang salah prediksi, m,eski dengan usg tercanggih sekalipun.
pada saat aku berdoa meminta info dari papi Yesus, Dia memberitahukan : LAKI-LAKI.
Aku menyimpan itu dalam hati.
Kenapa? karena semua orang memprediksi perempuan (enak aja, darimana?!!!)
Lagi pula keluarga kami lagi kebanjiran stok laki! iparku baru punya baby laki : Fergie, kakakku baru punya baby laki : Michael, kedua adikku juga baru aja punya baby laki : Raphael dan Sean Patrick. Dan hebohnya semuaaaaaa lahir di tahun ajaran 2008-2009. Hua-hua-hua. Bahkan satu satunya ponakan cewe di keluargaku mengatakan bahwa bayi yang dikandung tika, istri gue adalah cewe'....nah lo.
Lagian dari postur perut, kulit istriku dan tingkah laku istriku, semua orang mengatakan cewe'.
Akhirnya istri gue ngumpulin seabrek nama cewe. bahkan dia titip pesen ama aku : ko tolong tanyain nama dari TUHAN. Haaaaaahahaha, aku ketawa dalam hati.
Suatu hari di kebaktian gereja, Tuhan mengatakan sesuatu : 'Sudah, jangan cari nama perempuan, anakmu LAKI-LAKI"
Sepulang dari gereja, aku menepuk punggung istriku dan berkata : 'udah berhenti cari nama cewe' anamu laki-laki'... dia menolak dan mengatakan : hus!
Aku ketawa lagi dalam hati.
sebulan kemudian dokter melalui usg4 dimensi mengatakan : it's a boy!!!

Mulailah aku bersyukur pada TUHAN dan bertanya-tanya pada Tuhan siapa nama yang diingini Tuhan.
Malam hari aku berdoa, Tuhan belum memberi nama. Namun Tuhan mengatakan : "besok pagi-pagi, aku kasih nama" (mungkin Tuhan juga lagi nyiapin nama yang oke yang sesuai dengan anak ini nantinya)
Aku pun keluar dari ruang doa menuju ruang tidur dan terlelap.
Hari itu masih npagi, mataku belum terbuka, namun telingaku mendengar suara : kenneth, kenneth, kenneth, kenneth, kenneth berulang-ulang. Aku masih belum sadar benar, aku juga udah lupa bahwa TUHAN sedang janjiin nama di pagi hari. Aku bahkan gak kepikir bahwa itu adalah sebuah nama.
Heboh banget hatiku ketika udah sadar dan keluar kamar bersiap-siap untuk kerja : Astaga... kenneth adalah sebuah nama laki-laki! yang dijanjiin Tuhan kepadaku!
so, i'm sure : Kenneth is my son!



