Minggu, 12 April 2009

Mendengar suara Tuhan : nama anakku

TRIMESTER II

Kenneth Timothy... adalah nama anakku.
Oya... darimanakah kudapat nama anakku kenneth.
Pada bulan ke tiga kehamilan kami tidak sabar untuk mengetahui jenis kelamin anakku.
Kami meminta USG, namun dokter belum dapat memastikan karena belum terlihat kelaminnya. Andaikata sudah terlihatpun, kalau masih bulan2 awal, masih membingungkan, bahkan adapula yang salah prediksi, m,eski dengan usg tercanggih sekalipun.

pada saat aku berdoa meminta info dari papi Yesus, Dia memberitahukan : LAKI-LAKI.
Aku menyimpan itu dalam hati.

Kenapa? karena semua orang memprediksi perempuan (enak aja, darimana?!!!)
Lagi pula keluarga kami lagi kebanjiran stok laki! iparku baru punya baby laki : Fergie, kakakku baru punya baby laki : Michael, kedua adikku juga baru aja punya baby laki : Raphael dan Sean Patrick. Dan hebohnya semuaaaaaa lahir di tahun ajaran 2008-2009. Hua-hua-hua. Bahkan satu satunya ponakan cewe di keluargaku mengatakan bahwa bayi yang dikandung tika, istri gue adalah cewe'....nah lo.
Lagian dari postur perut, kulit istriku dan tingkah laku istriku, semua orang mengatakan cewe'.

Akhirnya istri gue ngumpulin seabrek nama cewe. bahkan dia titip pesen ama aku : ko tolong tanyain nama dari TUHAN. Haaaaaahahaha, aku ketawa dalam hati.
Suatu hari di kebaktian gereja, Tuhan mengatakan sesuatu : 'Sudah, jangan cari nama perempuan, anakmu LAKI-LAKI"

Sepulang dari gereja, aku menepuk punggung istriku dan berkata : 'udah berhenti cari nama cewe' anamu laki-laki'... dia menolak dan mengatakan : hus!

Aku ketawa lagi dalam hati.

sebulan kemudian dokter melalui usg4 dimensi mengatakan : it's a boy!!!


Mulailah aku bersyukur pada TUHAN dan bertanya-tanya pada Tuhan siapa nama yang diingini Tuhan.

Malam hari aku berdoa, Tuhan belum memberi nama. Namun Tuhan mengatakan : "besok pagi-pagi, aku kasih nama" (mungkin Tuhan juga lagi nyiapin nama yang oke yang sesuai dengan anak ini nantinya)

Aku pun keluar dari ruang doa menuju ruang tidur dan terlelap.
Hari itu masih npagi, mataku belum terbuka, namun telingaku mendengar suara : kenneth, kenneth, kenneth, kenneth, kenneth berulang-ulang. Aku masih belum sadar benar, aku juga udah lupa bahwa TUHAN sedang janjiin nama di pagi hari. Aku bahkan gak kepikir bahwa itu adalah sebuah nama.

Heboh banget hatiku ketika udah sadar dan keluar kamar bersiap-siap untuk kerja : Astaga... kenneth adalah sebuah nama laki-laki! yang dijanjiin Tuhan kepadaku!

so, i'm sure : Kenneth is my son!

Rabu, 25 Maret 2009

Janin? hidupkah? aborsi, bolehkah?


Di Trimester I, sesuatu terjadi. Istri saya pendarahan. Tidak seperti flek yang normal, darah yang keluar begitu banyak membuat saya khawatir. Dia akhirnya memutuskan untuk memeriksakan diri di dokter. Birokrasi yang kaku diruang praktek membuat istri saya lemas menunggu antrian sambil terus mengeluarkan darah. tidak ada hak istimewa dan si pengatur antrian juga (dengan senyum ramah yang tidak membantu) sangat tenang menanggapi pendarahan istri saya.

Setelah tika masuk... dokter memeriksa dan langsung mengirimkannya ke klinik untuk dirawat inap. Dokter mengatakan bahwa ia akan mengusahakan agar janin selamat. kita akan berusaha.


Sebenarnya janin yang dimaksud masih sangat kecil. mungkin belum berbentuk. masih seperti sebuah spot ketika di usg. tapi dengan usg audio, terdengar bahwa titik (spot) ini ternyata berdenyut teratus seperti suara jantung.

Usianya masih 1 bulan... beberapa orang mungkin akan meremehkan janin berusia 1 bulan.

Bayangkan : banyak anak-anak muda yang jatuh dalam free sex terlanjur telat bulan lalu dengan gampang minum obat-obat pemicu haid dengan harapan dapat menggelontor janin didalam rahimnya. mereka berfikir bahwa sebelum 3 bulan telat bulan, masih bisa di atur, masih bisa di bikin 'orsinil' lagi. mereka menolak istilah aborsi pada usia kehamilan dibawah 3 bulan, karena pikir mereka, apa yang ada dalam rahim masih berupa gumpalan darah tak berarti.
WELL, IT"S TOTALLY WRONG.... sejak pertemuan sperma membuahi sel telur... the baby is alive!!! denyut kehidupan mulai terdengar, cikal bakal jantung mulai terbentuk. Nyawa (spirit/roh kehidupan) telah ditaruh Tuhan kedalam 'gumpalan darah ini' dan mulailah Tuhan membentuk buah pinggangnya menenun kepala, otak, tangan, dan jemarinya. semua proses ini berlangsung ditempat tersembunyi dan terekam di dalam rahim (bagian bumi paling bawah). TUHAN MENCATAT PROSES INI DENGAN DETAIL (merekam) KARENA TUHAN MERASA BAHWA KARYANYA SELAMA 9 BULAN 10 HARI ini ADALAH KARYA YANG PENTING!!!
Check this out!
mazmur 139 : 13-16
139:13 Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku.
139:14 Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya.
139:15 Tulang-tulangku tidak terlindung bagi-Mu, ketika aku dijadikan di tempat yang tersembunyi, dan aku direkam di bagian-bagian bumi yang paling bawah;
139:16 mata-Mu melihat selagi aku bakal anak, dan dalam kitab-Mu semuanya tertulis hari-hari yang akan dibentuk, sebelum ada satupun dari padanya.


Jadi, stop killing baby... kalau teman anda atau kerabat anda atau anda sendiri mengalami sebuah kesalahan dengan hamil diluar nikah, itu kesalahan dan dosa anda, bukan dosa bayi dalam rahim. Bayi dalam rahim tidak layak untuk mati menanggung kesalahan orang tuanya. Kenapa? karena Yesus sudah mati dan disalib untuk bayi dalam rahim, jadi anda atau dokter manapun tidak punya kuasa untuk membunuhnya!!!

Istri saya di opname selama beberapa hari, dia tidak boleh banyak bergerak, supaya janinnya tidak lepas. Istri saya sempat berkata pada saya : "apapun yang terjadi, anak ku harus tetap hidup. kalaupun ada pilihan membunuh aku atau anakku, lebih baik aku yang mati. anakku tidak boleh kauputuskan untuk mati" Aku berkata : "Tuhan tidak akan memberi pilihan itu pada kita" . Istri saya berkata : berjanjilah, janji sama aku, jangan bunuh anakku, kalau ada apa-apa, biar aku aja yang mati"

beberapa hari kemudian kami meninggalkan klinik itu. istri saya masih tetap hamil.
Yesus dahsyat !!!

Rabu, 18 Maret 2009

Kehamilan


Istri saya memiliki riwayat keguguran.
Saat itu adalah saat-saat kebodohan saya.
Saya sering sekali memarahi istri saya yang sedang hamil. Bahkan hal kecil sekalipun bisa membuat kemarahan saya meledak-ledak. Kemarahan saya sering kali keterlaluan, saya mengeluarkan kata kata yang sangat menyakitkan, memberi dia intimidasi serta ancaman yang sering membuat dia ketakutan. Saya bahkan pernah meninggalkan dia di jalan raya pada saat saya marah. Saya betul-betul keterlaluan.
pada test usg 4 dimensi dinyatakan bahwa janin itu meninggal. kami terhenyak. ketika itu Kata dokter, rahim istri saya lemah, ... namun sebenarnya itu bukan kesalahan rahim, namun murni kesalahan saya. Seorang calon ayah yang tidak pernah merasa menjadi ayah.

Hari-hari berikutnya, terus kami isi dengan penyesalan dan .... test pack
entah berapa kali kita menguji air seni... hihihi, mungkin saja kehamilan itu tiba kembali.
kami hampir2 putus asa selama beberapa bulan.

Namun ternyata TUHAN memberi saya kesempatan kedua.
Pagi-pagi, saya pikir istri saya, Tika sedang pergi ke pasar seperti biasanya. Namun ketika dia pulang, dia dengan mata terbelalak mengagetkan saya dengan terpatah patah mengatakan "koko... koko...!" Saya pikir dia sudah menghilangkan dompet atau hp atau uang belanja. Saya sudah bersiap-siap marah.


Tapi dia mengeluarkan sesuatu dari balik jaketnya.... menyerahkan amplop itu pada saya... saya langsung senang luar biasa bahkan sebelum ku buka amplop itu, karena ada logo laboraturium di sana. Ini pasti cihuuuuy : POSITIF!

- Trimester I
Saya berjanji untuk mengasihi anak ini. Mempersiapkan hidupnya dengan mengubah hidup saya terlebih dahulu.

Mengapa Yusuf berbeda dari saudaranya yang lain. Yusuf memiliki karakter yang sempurna. Dia rendah hati, tulus, penuh kasih, integritas, teguh dan suci. Mengapa dia begitu berbeda dari Ruben si sulung, Yehuda si pemimpin, atau bahkan dari Lewi si calon hamba Tuhan? mengapa dia memiliki five stars character? Apakah dia dibesarkan oleh adat dan budaya yang beda, apakah dia dibesarkan dengan tekhnik yang beda? Tidak... masalahnya bukan terletak pada cara memebesarkannya... tapi cara melahirkannya.
Sejak dari kandungan Rahel, Yusuf di perlakukan Yakub, ayahnya sebagai anak bintang lima.
"Aku akan mencintai anak dalam kandungan ini... ini bayi yang dikandung Rahel, istri kesukaanku dan akan dilahirkan saat anak-anakku yang lain sudah besar. bayi ini akan lahir pada masa tua-ku"
Anak-anak yang lain dilahirkan dengan nuansa konspirasi, iri hati dan keserakahan Lea dan Rahel. Lalu anak-anak yang lain beranjak dewasa. 10 anak sudah besar-besar, nuansa perebutan hak warois sudah lenyap beberapa tahun lalu. Dan pada masa tua Yakub...teng teng teng : Rahel mengandung.
Yusuf sejak dari kandungan tidak merasakan atmosfir iri hati, keserakahan dan konspirasi seperti yang dirakan kakak-kakaknya. Itu sebabnya iri, serakah, dan licik menyatu dalam 10 abang Yusuf... tapi tidak bagi Yusuf sendiri.
Selain itu ayah Yakub sangat mencintai si ibu. Rahel tentu lebih dicintai dari Lea, bilha atau zilpa. Gak level getooo. Yakub mungkin akan menyeduh Anmum atau Prenagen 2 x sehari bagi Rahel. Kalau Rahel ke pasar, yakub akan mengatakan : duuuh masa hamil kok ke pasar, biar si iyem aja yang kepasar. Atau mungkin Yakub bahkan akan memijit kaki rahel pada saat ia bengkak : "sini,.. abang pijit biar enakan, sembilan bulan kamu angkat beban begitu berat. kacian"
Hai para calon ayah : pengen punya anak berkarakter hebat? jangan bingung bagaimana membesarkan anak itu nanti, atau di sekolah internasional mana kamu menyekolahkannya. It's start from your wife's womb! jangan marahi istrimu yang sedang hamil. Jangan pukul dia. Perhatikan istrimu dan janin yang dikandungnya. ajak omong perutmnya. elus-elus kepala istrimu dan katakan : "sayang... kamu cakep meskipun sedang hamil" atau "sayang, tidak tahukah kamu kalo cewek idamanku sebenarnya adalah chubby type"
bikinin susu hamil tiap hari dan usahakan mendoakan anakmu. usir jauh-jauh atmosfir kemarahan, cemooh, iri dari rumahmu dan ciptakan atmosfir kasih!

Kejadian: 25
25:21 Berdoalah Ishak kepada TUHAN untuk isterinya, sebab isterinya itu mandul; TUHAN mengabulkan doanya, sehingga Ribka, isterinya itu, mengandung.
25:22 Tetapi anak-anaknya bertolak-tolakan di dalam rahimnya dan ia berkata: "Jika demikian halnya, mengapa aku hidup?" Dan ia pergi meminta petunjuk kepada TUHAN.
25:23 Firman TUHAN kepadanya: "Dua bangsa ada dalam kandunganmu, dan dua suku bangsa akan berpencar dari dalam rahimmu; suku bangsa yang satu akan lebih kuat dari yang lain, dan anak yang tua akan menjadi hamba kepada anak yang muda."


sejak dari kandungan karakter itu terbentuk... dan TUHAN memberikan jalan bagi seseorang berdasarkan karakter yang dimilikinya